Dampak Bentrokan Ideologi Pers Terhadap Pemberitaan Internasional

Bentrokan Ideologi (lima konsep pers) adalah dimana terjadinya bentrokan antara konsep-konsep pers yang ada dalam jurnalistik internasional.

Seperti yang dinyatakan William A. Hachten. Ada lima jenis ideologi konsep pers dalam jurnalistik yakni konsep otoritarian, konsep barat, konsep komunis, konsep revolusioner, dan konsep pembangunan.  Dimana tiap-tiap negara mempunyai (atau menganut) salah satu konsep pers disesuaikan dengan ideologi negara tersebut. Dari perbedaan konsep pers di setiap negara inilah merupakan titik awal terjadinya bentrokan ideologi konsep pers khususnya dalam pemberitaan internasional.

Tentunya, bagaimana pers dalam mengedarkan berita suatu negara kepada masyarakat berkaitan dengan konsep pers yang dianut negara tersebut. Pada akhirnya, hal ini lebih menekankan pada seberapa jauh kontrol pemerintah terhadap pers, atau seberapa jauh pers tanpa dikontrol oleh pemerintah.

Berdasarkan penjelasan sebelumnya mengenai bentrokan ideologi lima konsep pers. Hal ini berdampak terhadap pemberitaan internasional, karena adanya perbedaan dari konsep pers yang dianut tiap-tiap negara. Setiap berita ketika ingin diedarkan di suatu negara jika bertentangan dengan ideologi konsep pers yang dianut, maka pemerintah suatu negara bisa saja menolak berita tersebut agar tidak diedarkan terlebih lagi jika hal tersebut mengganggu stabilitas suatu negara.

Namun, jika dilihat dari perspektif pers konsep barat (liberal) bahwa berdasarkan definisi dari konsep ini yakni pers berperan membantu individu untuk mencari kebenaran dan pers merupakan suatu lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pemerintah.

Disamping itu, menurut William A. Hachten, berita global/internasional bisa jadi sudah disisipkan kepentingan politik atau sosial suatu negara dalam melancarkan suatu propaganda terhadap negara lain. Sehingga berita yang disajikan kepada khalayak telah berkurang nilai faktual atau kebenarannya. Akibatnya, pemberitaan internasional sering kali menjadi pokok masalah yang menimbulkan kebencian dan permusuhan serta kecurigaan antar negara.

Posted on July 22, 2012, in Komunikasi Internasional and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: